CARA PENCEGAHAN SEX BEBAS

24 04 2009

cara pencegahan sex bebas
Setiap tahunnya, tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari HIV/AIDS se-dunia. Di Indonesia, momen ini ternyata punya sensitivitas tersendiri bagi sebagian kaum muslim. Apalagi, setiap tahun, kampanye pencegahan HIV/AIDS biasanya dibarengi dengan pembagian kondom gratis. Hal ini kemudian diartikan sebagai penghalalan atas prilaku free sex, atau hubungan seks di luar pernikahan.

Menurut para pengusung penolakan kondom tersebut, solusi pencegahan penyakit AIDS bukanlah dengan pemakaian kondom, namun lebih kepada membenahi mental masyarakat untuk tidak melakukan free sex. Sebagaimana dikutip dari situs eramuslim :

“Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus, juga menolak cara-cara pelegalan seks bebas yang dibalut dengan kampanye anti AIDS. Sebab, secara sosial upaya kondomisasi itu akan menimbulkan praktek perzinahan dan prostitusi secara massif.

Oleh karena itu, FSLDK saat ini secara konsisten mengadakan pemberantasan penyebaran AIDS dengan proses penyadaran moralitas di kalangan mahasiswa dan remaja, melalui program pembinaan akhlak berupa mentoring keIslaman di lebih dari 100 kampus di Indonesia.”

Pada kenyataannya, angka penyebaran penyakit AIDS di Indonesia sudah sedemikian parahnya. Data statistik Departemen Kesehatan menunjukkan, angka kasus AIDS pertahun sejak tahun 2001 hingga 2006 telah meningkat lebih dari 10 kali lipatnya. Bahkan pada tahun 2006, ditemukan tidak kurang dari 2800 kasus, yang artinya : di Indonesia tiap 3 jam penderita AIDS bertambah 1 orang.

(sumber : Depkes RI)

Penulis setuju, pemberantasan Free Sex melalui pembinaan akhlak, dapat memberangus laju penyebaran penyakit AIDS. Namun tentunya kita mafhum, hal tersebut tidaklah mudah dilakukan, at least, tidak dapat menjadi solusi dalam jangka waktu pendek. Terlebih, korban AIDS dari prilaku free sex, sebagian besar adalah orang-orang yang tidak teredukasi, dan terisolasi dari pengetahuan tentang kesehatan. Pembenahan mental dan spiritual sangat perlu dilakukan, khususnya untuk long-term investment, atau investasi jangka panjang.

Penelitian ilmiah menunjukkan, pemakaian kondom dapat langsung mengurangi resiko penularan penyakit AIDS melalui hubungan seks hingga 80%. Untuk itulah, kampanye pengedukasian kondom juga perlu dilakukan. Mengutip kata pak Jusuf Kalla : Untuk yang melakukan seks bebas, silakan pakai kondom. Kondom itu tidak mengurangi dosa, tapi dengan itu, at least anda tidak menularkan penyakit ke orang lain.

Kesimpulannya, tidak perlu dipertentangkan antara kampanye kondom dengan pembinaan mental spiritual untuk menjauhi free sex. Dua-duanya sama-sama penting, dan dua-duanya sama-sama saling mendukung. Yang satu melakukan pencegahan jangka pendek, yang satu melakukan pembenahan jangka panjang


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: